Crown Competition 2026 Jadi Ajang Penguatan Kemampuan Bahasa Arab Santri Ma’had Bustanul Qur’an Assuryaniyah

Bekasi, 24 Juli 2026 – Bagian Bahasa Ma’had Bustanul Qur’an Assuryaniyah sukses menyelenggarakan Crown Competition 2026, sebuah ajang perlombaan Bahasa Arab yang bertujuan mengasah kemampuan berbahasa Arab para santri sekaligus memberikan motivasi untuk aktif menjalankan program kebahasaan di lingkungan ma’had. Kompetisi ini berlangsung pada 7–8 Juni 2026, sementara prosesi pemberian penghargaan dilaksanakan pada 24 Juli 2026 di Lapangan Ma’had Bustanul Qur’an Assuryaniyah, Cimuning, Indonesia.

Crown Competition merupakan salah satu program unggulan Bagian Bahasa yang dirancang untuk mengembangkan kompetensi linguistik santri melalui suasana kompetitif yang positif. Selain menjadi wadah untuk mengasah keterampilan berbahasa Arab, kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses seleksi Prince Language, Princess Language, King Language, dan Queen Language, yakni gelar yang diberikan kepada santri yang dinilai mampu menjadi teladan dalam penerapan budaya berbahasa Arab di lingkungan ma’had.

Sebelum mengikuti rangkaian Crown Competition, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti ulangan bahasa sebagai salah satu tahapan untuk mengukur kemampuan dasar serta kesiapan mereka dalam mengikuti perlombaan. Tahap ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan bahasa yang diterapkan oleh Bagian Bahasa Ma’had Bustanul Qur’an Assuryaniyah.

Pelaksanaan ulangan bahasa sebagai tahapan awal sebelum Crown Competition.

Perlombaan kemudian dilaksanakan di ruang kelas 7, 8, dan 9 serta Aula Al Busyro Assuryaniyah dengan melibatkan santri dari berbagai jenjang sebagai peserta. Beragam rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan sportivitas, mencerminkan antusiasme santri dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Arab.

Pelaksanaan Crown Competition di ruang kelas dan Aula Al Busyro Assuryaniyah.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Bagian Bahasa berharap para santri semakin termotivasi untuk membiasakan penggunaan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari. Semangat kompetisi yang sehat diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri, meningkatkan kualitas kemampuan berbahasa, serta memperkuat komitmen santri dalam mendukung program bahasa yang menjadi salah satu ciri khas pendidikan di Ma’had Bustanul Qur’an Assuryaniyah.

Pada acara puncak, para pemenang menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, usaha, dan prestasi yang telah mereka capai selama kompetisi berlangsung. Momentum ini juga menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus mengembangkan potensi diri dan menjadikan proses belajar sebagai langkah menuju prestasi yang lebih tinggi.

Penyerahan penghargaan kepada Prince Language, Princess Language, King Language, Queen Language, dan para pemenang Crown Competition.

Koordinator Bahasa Ma’had Bustanul Qur’an Assuryaniyah, Ustadzah Naila Azizah, menyampaikan bahwa Crown Competition tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk membangun semangat belajar dan konsistensi santri dalam menjalankan program bahasa.

“Prestasi bukan sekadar tentang menjadi yang terbaik, tetapi tentang terus berkembang menjadi lebih baik setiap hari,” ujar Ustadzah Naila Azizah, Koordinator Bahasa Ma’had Bustanul Qur’an Assuryaniyah.

Melalui Crown Competition 2026, Ma’had Bustanul Qur’an Assuryaniyah kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong lahirnya generasi santri yang unggul, disiplin, serta memiliki kemampuan bahasa Arab yang baik sebagai bekal dalam menuntut ilmu dan berdakwah di masa depan.

Similar Posts